ANALISIS LAPORAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI

ANALISIS LAPORAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI

PADA PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk

UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR BULAN

DESEMBER 2019 DAN SEPTEMBER 2020



DOSEN PENGAMPU

DR.NURLINDA.S.E.,Ak.,M.Si.,CA

 

DISUSUN OLEH :

TRI MEGA BATUBARA

NIM : 1805071079

KELAS : BK – 5A

MATA KULIAH : AKUNTANSI PERBANKAN

JURUSAN AKUNTANSI

 PROGRAM STUDI PERBANKAN DAN KEUANGAN

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

2020/2021


KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penulis sampaikan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan Rahmat dan Karunia-Nya serta memberikan kesehatan, kemudahan, dan kesempatan sehingga penulis dapat menyelesaikan Proyek II Akuntansi Perbankan ini dengan baik.

Proyek II Akuntansi Perbankan ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi agar dapat menyelesaikan Ujian Akhir Semester Program Studi Perbankan dan Keuangan, Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Medan.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa proyek ini masih banyak kekurangan baik dari segi format, susunan kalimat maupun tata bahasanya. Untuk itu, dengan tangan terbuka, penulis mengharapkan dan menerima segala kritik dan saran dari berbagai pihak agar penulis dapat memperbaiki proyek ini. Akhirnya, penulis berharap semoga proyek ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan serta inspirasi kepada pembaca.

 

Medan, 18 Januari 2021

 

Tri Mega Batubara

NIM 1805071079

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

Cover..................................................................................................................... 1

Kata Pengantar...................................................................................................... 2

Daftar Isi .............................................................................................................. 3

Bab I Pendahuluan

      1.1. Latar Belakang ........................................................................................ 4

      1.2. Rumusan Masalah.................................................................................... 5

      1.3. Batasan Masalah ...................................................................................... 5

            1.4. Tujuan ...................................................................................................... 5

            1.5. Manfaat.................................................................................................... 5

BAB II Teori dan Pembahasan

      2.1. Komitmen................................................................................................. 6

      2.2. Kontinjensi .............................................................................................. 7

      2.3. Penyajian data dari Laporan Keuangan................................................... 8

BAB III Penutup

      3.1. Kesimpulan............................................................................................... 9

Daftar Pustaka ...................................................................................................... 10

LAMPIRAN

1.      Pengakuan/Jurnal dan Laporan Akuntansi Komitmen dan Kontinjensi

2.      Halaman Foto , CALK dan Laporan Keuangan Bank Mandiri

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

Komitmen dan kontinjensi adalah jenis transaksi perbankan yang diklasifikasikan sebagai transaksi off balanced. Transaksi off balanced adalah transaksi yang belum dapat dicantumkan dalam laporan laba rugi maupun neraca. Dalam istilah akuntansi, transaksi ini dikatakan sebagai transaksi yang masih bersifat administratif.

Komitmen dan Kontinjensi merupakan transaksi yang belum mengubah posisi aktiva dan pasiva bank pada tanggal laporan, tetapi harus dilaksanakan oleh bank apabila persyaratan yang disepakati dengan nasabah terpenuhi. Komitmen dan kontinjensi dapat terdiri atas komitmen dan kontinjensi yang bersifat sebagai tagihan bank serta komitmen dan kontinjensi yang bersifat sebagai kewajiban bank. Menurut Standar Khusus Akuntansi Perbankan Indonesia (SKAPI) , Komitmen dan kontinjensi tersebut dapat dalam mata uang Rupiah atau mata uang asing.

Pentingnya laporan komitmen dan kontinjensi ini bagi bank adalah untuk membantu bank dalam mengelola likuiditas bank. Dengan mengetahui tagihan dan kewajiban potensial di masa datang, maka bank dapat memperkirakan kebutuhan dan sumber likuiditas yang harus dipenuhi. Terutama di masa Covid 19 ini, perlunya dilakukan kajian apakah perjanjian komitmen dan kontinjensi dapat terpenuhi, dan apa dampak akuntansi jika ternyata tidak dapat dipenuhi.

Adapun dampak jika laporan komitmen dan kontinjensi tidak disajikan dengan baik yaitu akan berpengaruh terhadap likuiditas suatu bank yang dimana akan mempengaruhi kesehatan suatu bank dan akan terjadi wanprestasi atau cidera janji jika tidak terlaksana dengan baik.

 

 

 

1.2 Rumusan Masalah

“Bagaimana penyajian dan pengakuan akuntansi komitmen dan kontinjensi di tahun 2019 dan tahun 2020?”

1.3 Batasan Masalah

Batasan masalah penulis adalah komitmen dan kontinjensi pada Laporan Keuangan Mandiri bulanan 30 September 2020 dan tahunan 31 Desember 2019.

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyajian dan pengakuan akuntansi komitmen dan kontinjensi di tahun 2019 dan 2020.

1.5 Manfaat Penelitian

Untuk menambah wawasan berkaitan dengan penyajian dan pengakuan akuntansi komitmen dan kontinjensi di tahun 2019 dan 2020.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

TEORI DAN PEMBAHASAN

Peraturan yang membahas komitmen dan kontinjensi ada pada PSAK No.31. Adapun Peraturan Bank Indonesia Nomor 2/33/PBI/2001 tentang Transparansi Kondisi Keuangan Bank. Selain itu, Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 14/35/DPNP tanggal 10 Desember 2012.

Komitmen : adalah  suatu  ikatan  atau  kontrak  berupa  janji  yang  tidak  dapat dibatalkan  secara  sepihak,  dan  harus  dilaksanakan  apabila  persyaratan  yang disepakati  bersama  dipenuhi. Komitmen ada dua , yaitu Komitmen Tagihan (diterima) dan Komitmen Kewajiban (diberikan)

Pencatatan  Komitmen  Dalam  Laporan  Keuangan

Transaksi  komitmen  harus  dicatat  oleh  bank  diluar  pos-pos  neraca. Tempat  pencatatan  transaksi  seperti  ini  adalah  rekening  administratif. Pos  administratif  komitmen  ini  pada  tanggal  jatuh  waktunya  akan  berubah  menjadi  transaksi  yang  akan  merubah  neraca  dan  pos  pendapatan  dan  biaya. Standar  Keuangan  Akuntansi  Perbankan  Indonesia  (SKAPI)  mewajibkan  bank  untuk  mencatat  transaksi  komitmen  ini  secara  single  entry,  karena  pada  tanggal  laporan  keuangan  harus  terlihat  jelas  komitmen  bersih  dari  suatu  bank.

Transaksi-transaksi yang termasuk Komitmen

1.      Fasilitas  pinjaman  yang  diterima,

2.      Fasilitas Kredit Yang Diberikan

3.      Kewajiban Pembelian Kembali Aktiva Bank Yang Dijual Dengan Syarat Repo.

4.      Letter of Credit Yang Tidak Dapat Dibatalkan

5.      Akseptasi Wesel Impor Atas Dasar L/C Berjangka

6.      Transakasi Valuta Asing Tunai (SPOT) Yang Belum Diselesaikan

7.      Transakasi Berjangka Valuta Asing (Forward/Future) Yang Masih Berjalan

 

Laporan Komitmen

Laporan Komitmen adalah laporan suatu kewajiban bagi bank untuk melaporkan besarnya tagihan atau kewajiban bersih atas seluruh transaksi komitmen yang telah dilakukan.

Kontinjensi : adalah suatu keadaan yang masih diliputi ketidakpastian mengenai kemungkinan diperolehnya laba atau rugi oleh suatu perusahaan, yang baru akan terselesaikan dengan terjadi atau tidak terjadinya satu atau lebih peristiwa dimasa yang akan datang.

Penyajian Dalam Laporan Keuangan

PSAK No.31 mengatur masalah Kontijensi ini. Kontinjensi merupakan transaksi yang belum mengubah posisi aktiva dan pasiva bank pada tanggal laporan, tetapi harus dilaksanakan oleh bank apabila persyaratan yang disepakati dengan nasabah terpenuhi. Kontinjensi tersebut dapat bersifat tagihan atau kewajiban baik dalam Rupiah maupun Valas.

Jenis Transaksi Kontinjensi

Jenis transaksi kontinjensi adalah : garansi bank, letter of credit yang dapat dibatalkan (revocable) yang masih berjalan, transaksi opsi valuta asing, pendapatan bunga dalam penyelesaian. Transaksi tersebut wajib dilaporkan dalam laporan keuangan melalui rekening administratif, yang dapat berupa tagihan maupun kewajiban.

Laporan Kontinjensi

Dibuat setiap tanggal laporan yang akan mejabarkan posisi kontinjen bank, apakah terjadi short atau long position.

Didalam laporan keuangan konsolidasian Bank Mandiri , salah satunya ada laporan komitmen dan kontinjensi. Berikut akan dibahas penyajian dan pengakuan akuntansi komitmen dan kontinjensi pada bank Mandiri.

 

I.                   Tagihan Komitmen

1.      Fasilitas Pinjaman/Pembiayaan yang belum ditarik

Pada 31 Desember 2019 dan 30 September 2020 tidak ada / nol

2.      Posisi valas yang akan diterima dari transaksi spot dan derivative/forward

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 135.077.561 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 156.247.895 . Mengalami kenaikan.

II.                Kewajiban Komitmen

1.      Fasilitas Kredit/Pembiayaan yang belum ditarik

i.                    Committed

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 39.160.802 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 44.247.860. Mengalami kenaikan.

ii.                  Uncommitted

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 145.600.631 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 135.656.460. Mengalami penurunan.

2.      Irrevocable L/C yang masih berjalan

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 17.565.353 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 14.553.817. Mengalami penurunan.

3.      Posisi Valas yang akan diserahkan dari transaksi spot dan derivatif/forward

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 136.334.362 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 158.097.026. Mengalami kenaikan.

Untuk Penyajian Kontinjensi dan CALK ada pada halaman lampiran

Untuk Pengakuan (jurnal) akuntansi dan Laporan komitmen dan kontinjensi ada pada halaman lampiran.



SIMPULAN

Setelah dilakukan pembahasan , maka dapat disimpulkan laporan komitmen yang sudah terjadi dicatat di neraca, pos pos dan biaya. Sedangkan laporan kontinjensi yang masih kemungkinan dicatat diluar neraca, pos pos dan biaya. Lalu, untuk akun tagihan pencatatan akuntansi Debet – Kredit  , sedangkan akun kewajiban pencatatan akuntansi Kredit – Debet .

Transaksi komitmen dan kontinjensi adalah jenis transaksi yang mengandung risiko bila pihak yang melakukan transaksi dengan bank melakukan wanprestasi. Sehingga dua jenis transaksi ini dibukukan dalam rekening administratif.

Selanjutnya , perlunya dilakukan kajian apakah perjanjian komitmen dan kontinjensi dapat terpenuhi, dan apa dampak akuntansi jika ternyata tidak dapat dipenuhi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

https://www.bankmandiri.co.id/documents/38265486/38265687/Mandiri_LapKeu_Q3-2020_Ind_KONTAN_FINAL.pdf/86aca0d1-fd85-6216-9216-006d3892f24e  

https://bankmandiri.co.id/web/ir/annual-reports

http://widi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/28052/AKUNTANSI++KOMITMEN+DAN++KONTIJENSI.doc

http://file.upi.edu/Direktori/FPEB/PRODI.AKUNTANSI/197907022005012-MIMIN_WIDANINGSIH/AKUNTANSI_KOMITMEN.pdf

https://www.politeknikmbp.ac.id/karya-ilmiah/category/38-volume-4-2.html?download=85:urgensi-laporan-komitmen-dan-kontinjensi-dalam-penyusunan-laporan-keuangan-bank-umum

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

III.             Tagihan Kontinjensi

1.      Garansi yang Diterima

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 21.693.786 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 29.166.864. Mengalami kenaikan.

2.      Lainnya

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 32.729 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 32.729.

IV.             Kewajiban Kontinjensi

1.      Garansi yang diberikan

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 110.261.484 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 105.521.848. Mengalami penurunan.

2.      Lainnya

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 1.206.502 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 1.446.134. Mengalami kenaikan.

Pengakuan Akuntansi Bank pada Akuntansi Komitmen dan Kontinjensi

I.                   Tagihan Komitmen

1.      Fasilitas Pinjaman/Pembiayaan yang belum ditarik

Pada 31 Desember 2019 dan 30 September 2020 tidak ada / nol

Jurnal :

D : RAR –Fasilitas Pinjaman yang belum ditarik

Jika sudah terealisir (single entry)

K : RAR – Fasilitas Pinjaman yang belum ditarik

2.      Posisi valas yang akan diterima dari transaksi spot dan derivative/forward

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 135.077.561 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 156.247.895 .

Jurnal Desember 2019

D : RAR – Transaksi Penjualan Valas Tunai (SPOT)             Rp. 135.077.561

            Yang belum diselesaikan

Jika sudah terealisir (single entry)

K : RAR – Transaksi  Penjualan Valas Tunai (SPOT)           Rp 135.077.561

            Yang belum diselesaikan

D : RAR – Transaksi Penjualan Forward Valas                     Rp. 135.077.561

            Yang belum diselesaikan

Jika sudah terealisir (single entry)

K : RAR – Transaksi  Penjualan Forward Valas                    Rp 135.077.561

            Yang belum diselesaikan

Jurnal September 2020

D : RAR – Transaksi Penjualan Valas Tunai (SPOT)             Rp. 156.247.895

            Yang belum diselesaikan

Jika sudah terealisir (single entry)

K : RAR – Transaksi  Penjualan Valas Tunai (SPOT)           Rp 156.247.895

            Yang belum diselesaikan

D : RAR – Transaksi Penjualan Forward Valas                     Rp.156.247.895

            Yang belum diselesaikan

Jika sudah terealisir (single entry)

K : RAR – Transaksi  Penjualan Forward Valas                    Rp.156.247.895          Yang belum diselesaikan

II.                Kewajiban Komitmen

1.      Fasilitas Kredit/Pembiayaan yang belum ditarik

i.                    Committed

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 39.160.802 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 44.247.860

Jurnal Desember 2019

K : RAR – Fasilitas kredit yang belum ditarik                       Rp 39.160.802

Ayat jurnal (komitmen) rekening administrasinya

D : Rekening Administratif Rupiah                                       Rp 39.160.802

Jurnal September 2020

K : RAR – Fasilitas kredit yang belum ditarik                       Rp 44.247.860

Ayat jurnal (komitmen) rekening administrasinya

D : Rekening Administratif Rupiah                                       Rp 44.247.860

ii.                  Uncommitted

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 145.600.631 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 135.656.460

Jurnal Desember 2019

K : RAR – Fasilitas kredit yang belum ditarik                       Rp 145.600.631

Ayat jurnal (komitmen) rekening administrasinya

D : Rekening Administratif Rupiah                                      Rp 145.600.631

Jurnal September 2020

K : RAR – Fasilitas kredit yang belum ditarik                       Rp 135.656.460

Ayat jurnal (komitmen) rekening administrasinya

D : Rekening Administratif Rupiah                                       Rp 135.656.460

2.      Irrevocable L/C yang masih berjalan

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 17.565.353 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 14.553.817

Jurnal Desember 2019

K : RAR – Irrevocable L/C yang masih berjalan                   Rp 17.565.353

Jika sudah terealisir (single entry)

D : RAR – Irrevocable L/C yang masih berjalan                    Rp 17.565.353

Jurnal September 2020

K : RAR – Irrevocable L/C yang masih berjalan                   Rp 14.553.817

Jika sudah terealisir (single entry)

D : RAR – Irrevocable L/C yang masih berjalan                    Rp 14.553.817

 

3.      Posisi Valas yang akan diserahkan dari transaksi spot dan derivatif/forward

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 136.334.362 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 158.097.026

Jurnal Desember 2019

K : RAR – Transaksi Pembelian Valas Tunai (SPOT)           Rp. 136.334.362

            Yang belum diselesaikan

Jika sudah terealisir (single entry)

D : RAR – Transaksi  Pembelian Valas Tunai (SPOT)           Rp 136.334.362

            Yang belum diselesaikan

K : RAR – Transaksi Pembelian Forward Valas                    Rp. 136.334.362

            Yang belum diselesaikan

Jika sudah terealisir (single entry)

D : RAR – Transaksi  Pembelian Forward Valas                   Rp 136.334.362

            Yang belum diselesaikan

Jurnal September 2020

K : RAR – Transaksi Pembelian Valas Tunai (SPOT)           Rp. 158.097.026

            Yang belum diselesaikan

Jika sudah terealisir (single entry)

D : RAR – Transaksi  Pembelian Valas Tunai (SPOT)           Rp 158.097.026

            Yang belum diselesaikan

K : RAR – Transaksi Pembelian Forward Valas                    Rp. 158.097.026

            Yang belum diselesaikan

Jika sudah terealisir (single entry)

D : RAR – Transaksi  Pembelian Forward Valas                   Rp 158.097.026

            Yang belum diselesaikan

III.             Tagihan Kontinjensi

1.      Garansi yang Diterima

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 21.693.786 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 29.166.864

Jurnal Desember 2019

D : RAR –Garansi Bank yang belum diterima                       Rp. 21.693.786

Jika sudah terealisir (single entry)

K : RAR – Garansi Bank yang belum diterima                      Rp. 21.693.786

Jurnal September 2020

D : RAR –Garansi Bank yang belum diterima                       Rp. 29.166.864

Jika sudah terealisir (single entry)

K : RAR – Garansi Bank yang belum diterima                      Rp. 29.166.864

2.      Lainnya

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 32.729 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 32.729

Jurnal Desember 2019

D : RAR- Lainnya yang belum diterima                                Rp 32.729

Jika sudah terealisir (single entry)

K : RAR – Lainnya yang belum diterima                              Rp 32.729

Jurnal September 2020

D : RAR- Lainnya yang belum diterima                                Rp 32.729

Jika sudah terealisir (single entry)

K : RAR – Lainnya yang belum diterima                              Rp 32.729

IV.             Kewajiban Kontinjensi

1.      Garansi yang diberikan

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 110.261.484 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 105.521.848

Jurnal Desember 2019

K : RAR – Garansi Bank yang belum diberikan                    Rp 110.261.484

Jika sudah terealisir (single entry)

D : RAR – Garansi Bank yang belum diberikan                    Rp 110.261.484

Jurnal September 2020

K : RAR – Garansi Bank yang belum diberikan                    Rp 105.521.848

Jika sudah terealisir (single entry)

D : RAR – Garansi Bank yang belum diberikan                    Rp 105.521.848

2.      Lainnya

Pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 1.206.502 , sedangkan pada 30 September 2020 sebesar Rp 1.446.134

Jurnal Desember 2019

K : RAR – Lainnya yang belum diberikan                             Rp 1.206.502

Jika sudah terealisir (single entry)

D : RAR – Lainnya  yang belum diberikan                            Rp 1.206.502

Jurnal September 2020

K : RAR – Lainnya yang belum diberikan                             Rp 1.446.134

Jika sudah terealisir (single entry)

D : RAR – Lainnya yang belum diberikan                             Rp 1.446.134

 

 

 

Laporan Komitmen

Per 31 Desember 2019

TAGIHAN

KEWAJIBAN

Fasilitas Pinjaman yg blm ditarik=

Rp -

Fasilitas Kredit yang blm ditarik=

Rp. 184.761.433

Penjualan SPOT & Forward Valas=

Rp 135.077.561

Irrevocable L/C=

Rp. 17.565.353

 

Pembelian SPOT & Forward Valas=

Rp. 136.334.362

 

 

 

Jumlah Tagihan = Rp 135.077.561

Jumlah Kewajiban = Rp 338.661.148

 

Laporan Komitmen

Per 30 September 2020

TAGIHAN

KEWAJIBAN

Fasilitas Pinjaman yg blm ditarik=

Rp -

Fasilitas Kredit yang blm ditarik=

Rp. 179.904.320

Penjualan SPOT & Forward Valas=

Rp 156.247.895

Irrevocable L/C=

Rp. 14.553.817

 

Pembelian SPOT & Forward Valas=

Rp. 158.097.026

 

 

 

Jumlah Tagihan = Rp 135.077.561

Jumlah Kewajiban = Rp 352.555.163

 

 

Laporan Kontinjensi

Per 31 Desember 2019

TAGIHAN

KEWAJIBAN

Garansi Bank yang diterima=

Rp 21.693.786

Garansi Bank yg diberikan=

Rp. 110.261.484

lainnya=

Rp 32.729

lainnya=

Rp. 1.206.502

 

 

 

 

Jumlah Tagihan = Rp 21.726.515

Jumlah Kewajiban = Rp 111.467.986

 

Laporan Kontinjensi

Per 30 September 2020

TAGIHAN

KEWAJIBAN

Garansi Bank yang diterima=

Rp 29.166.864

Garansi Bank yg diberikan=

Rp. 105.521.848

lainnya=

Rp 32.729

lainnya=

Rp. 1.446.134

 

 

 

 

Jumlah Tagihan = Rp 29.199.593

Jumlah Kewajiban = Rp 106.967.982

 










 


 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Akuntansi GWM pada Laporan Keuangan Bank